Tidur Berkualitas, Kunci Penting untuk Kinerja Otak Optimal
Tidur yang cukup bukan hanya waktu untuk beristirahat, tetapi juga saat otak memperbaiki dan memperbarui dirinya. Selama tidur, otak memproses informasi yang diterima sepanjang hari dan memperkuat koneksi saraf yang berperan dalam memori dan pembelajaran. Kekurangan tidur dapat mengganggu konsentrasi, memperlambat respons, dan bahkan menurunkan kemampuan berpikir logis.
Penelitian menunjukkan bahwa orang dewasa membutuhkan rata-rata 7–8 jam tidur setiap malam untuk menjaga kesehatan otak. Tidur yang teratur membantu menjaga keseimbangan hormon, memperbaiki suasana hati, dan mengurangi risiko penyakit neurodegeneratif seperti demensia. Sebaliknya, kebiasaan begadang dapat menyebabkan kelelahan mental dan penurunan produktivitas.
Untuk mendapatkan tidur berkualitas, hindari penggunaan gawai satu jam sebelum tidur, ciptakan suasana kamar yang gelap dan tenang, serta batasi konsumsi kafein di sore hari. Rutin tidur pada jam yang sama setiap malam juga membantu menjaga ritme sirkadian tubuh. Dengan istirahat yang cukup, otak akan bekerja lebih efisien, fokus meningkat, dan pikiran terasa lebih jernih sepanjang hari.
